Ada
banyak manfaat pada anak laki-laki yang bisa diperoleh dari kedekatan dengan
ibunya
Anak laki-laki pun perlu dekat dengan ibunya
Dampak
positif bagi anak laki-laki yang dekat dengan ibunya.
Walaupun
sebutan “Anak Mama” seringkali terdengar negatif, sebenarnya kedekatan siBuyung dengan ibunya akan membawa banyak keuntungan baginya kelak di usia
dewasa. Beberapa di antaranya adalah:
1. Kecerdasan emosi dan empati
Kedekatan
dengan Ibu membuat anak bebas mengenali, dan mengekpresikan emosinya. Kelak ia
pun lebih tahu rasa tidak nyaman apa yang ia rasakan.
Begitu
pula ketika melihat orang lain merasakan emosi tertentu, ia akan mudah
berempati karena memahami bagaimana perasaan orang lain tersebut.
2. Menjadi pasangan yang penuh empati pada keluarga
Menurut
Dr William Pollack, seorang professor psikologi dari Universitas Havard, anak
laki-laki yang dekat dengan ibunya tidak akan enggan untuk membantu pekerjaan
rumah tangga seperti memasak, membersihkan dan mengganti popok bayi tanpa
mengernyitkan mata. Bukankah kita semua menyukai hal ini?
Selanjutnya,
mereka juga punya kesempatan lebih sukses dalam pekerjaan…
Anak yang tidak dekat dengan ibunya cenderung lebih agresif dan destruktif. Lalu apa saja kelebihan bila anak laki-laki dekat dengan ibunya?
3. Memiliki kesempatan sukses dalam
pekerjaan
Kondisi ekonomi saat ini lebih menyukai pekerja
dengan kemampuan komunikasi yang kuat dan kecerdasan emosi yang tinggi;
dibanding kemampuan fisik atau kepemimpinan ala pejuang.
4. Memiliki paham yang seimbang tentang maskulinitas
Anak-anak yang biasa dekat dengan ibunya akan
memiliki pandangan yang berbeda tentang maskulinitas.
Mereka memandang sifat ini dengan lebih seimbang;
dan tentu saja jauh dari pandangan bahwa menjadi laki-laki itu harus selalu
terlihat kuat, tahan banting, memilik tingkat emosi yang rendah dan tidak boleh
menangis.
5. Kesempatan mendapat nilai akademik yang lebih baik
Sebuah penelitian yang melibatkan 400 anak di
usia sekolah menengah pada sebuah sekolah umum di New York mengindikasikan bahwa
anak laki-laki yang memiliki kedekatan jalinan dengan ibunya terbukti menjadi
anak tidak mudah cemas, dan depresi.
Selain itu mereka mendapat nilai yang lebih baik
di bidang akademik, dibanding teman sebayanya yang tidak memiliki kedekatan
hubungan dengan ibu-ibu mereka.
Nah Bunda, jadi jauhkanlah pemikiran
bahwa anak laki-laki tidak boleh jadi “Anak Mama”. Apapun gender anak kita,
mereka harus dekat dengan kita sebagai orangtuanya.
No comments:
Post a Comment