Merawat bayi gampang-gampang
susah. Bukan cuma butuh kesabaran, tapi perlu pengetahuan tentang perawatan
yang benar.
Berikut ini sejumlah pertanyaan
yang diutarakan para ibu dan calon ibu dalam kesempatan tersebut.
Berapa lama tali pusat akan lepas? Apa yang harus
dilakukan sebelum lepas?
Ada tali pusat yang lepas dalam
waktu 5 hari, 7 hari, bahkan dua minggu. Perawatannya sangat sederhana.
Mandikan bayi, gosok tali pusat dengan sabun. Keringkan dan bersihkan dengan
alkohol 70 persen. Biarkan dalam keadaan terbuka, tak usah dibungkus-bungkus,
kecuali infeksi. Jadi, jangan dipakaikan bedak, abu gosok atau dikunyahin sirih
dan sebagainya. Nanti malah jadi tetanus dan sarang kuman.
Penggunaan antiseptik pun tak lagi
dianjurkan, karena ada kandungan yodium. Kalau pemberiannya berlebihan
menyebabkan gangguan terhadap pertumbuhan gondoknya. Pemakaian alkohol pun
hanya digunakan sesudah mandi pagi dan sore.
Betulkah minyak kayu putih tak boleh diberikan sebelum
anak usia 3 tahun?
Pemberian minyak kayu putih pada
usia berapa saja tak masalah. Hanya ada dua faktor; seberapa besar
konsentrasinya dan seberapa iritatif serta sensitif kulit si bayi. Tentunya
konsentrasi minyak kayu putih yang asli, misal, dari Ambon, akan berbeda dengan
yang sudah campuran. Yang asli akan terasa makin pedas. Faktor iritasi yang
ditimbulkan pun berbeda. Semakin asli semakin beruntusan kulitnya.
Jadi, tak ada larangan orang tua
memakaikan minyak kayu putih pada bayinya, tergantung seberapa iritatif dan
sensitif kulitnya. Apalagi pori-pori kulit bayi lebih kecil dibanding pori-pori
orang dewasa. Pori-pori ini digunakan untuk pernapasan kulit. Jika pori-pori
tertutup dengan minyak, tak terjadi pernapasan kulit. Akibatnya, kulit jadi
kemerahan. Solusinya, tak usah diberi obat macam-macam. Mandikan saja dan
dikeringkan.
Bagaimana dengan pemberian bedak pada bayi?
Sebetulnya di Indonesia tak perlu
penggunaan bedak, baby oil, baby lotion, dan segala macam. Sebab, tingkat
kelembabannya tinggi, hingga permukaan kulit tak pernah kering.
Praktek lain yang salah tentang
bedak yaitu digunakan untuk membersihkan bekas kencing atau daerah-daerah yang
basah karena keringat. Padahal, campuran bedak dan keringat adalah media yang
baik untuk tumbuh kuman. Sementara permukaan kulit sendiri sudah penuh kuman.
Itu sebab, bila tak mandi, terjadi pembusukan oleh bakteri yang ada di
permukaan kulit. Apalagi di lipatan-lipatan seperti leher, selangkangan, yang
lebih cepat terjadi pembusukan.
Memang tak menyebabkan kematian,
tapi banyak beruntusan, dan kadang ada nanah-nanah kecil di lipatan seperti
leher. Solusinya, bayi dimandikan. Jangan pakai air panas, kecuali di daerah
yang dingin sekali. Pakailah sabun bayi atau sabun khusus, selain untuk
membersihkan juga menghambat tumbuhnya kolonisasi kuman.
Bolehkah pemberian minyak kelapa pada biang keringat?
Tidak, karena akan menutup
pori-porinya.
Berapa kali bayi buang air besar dalam sehari?
Bila bayi minum ASI, BAB-nya bisa
12-15 kali dalam sehari. Bahkan,kadang sambil menyusu pun ia BAB, karena enzim
pencernaannya belum bekerja baik, gerakan peristaltik ususnya bekerja terus dan
lebih hebat, hingga waktu menyusu dia langsung BAB otomatis saja. Semakin
berjalannya waktu, enzimnya semakin sempurna, ASI-nya makin bisa ditahan untuk
diserap dulu dan sisanya baru dibuang. Jadi, bayi sering BAB bukan mencret, mau
pintar atau ngenteng-ngentengin badan.
Bagaimana kalau bayi diare?
Kalau mencret pasti ada lendir dan
darah, jadi ada luka. Di bawah usia sebulan, mencret pada bayi adalah tanda
infeksi. Ibu harus hati-hati. Sebelumnya bayi kelihatan tak mau minum, rewel
dan menangis. Anak yang diare harus minum obat. Selama bayinya tak muntah,
pemberian ASI bisa menolong.
Bolehkah bayi tidur di ruang ber-AC?
Tak apa-apa, misal, dengan suhu
24-23 derajat Celcius atau bahkan 16 derajat Celcius, tak masalah. Kalau ibu
merasa mungkin bayinya kedinginan, bisa diselimuti. Pemakaian kipas angin pun
boleh.
Benarkah bayi menangis berarti melatih paru-parunya?
Bayi menangis karena ada sesuatu
seperti kaget, kolik. Jadi, tak ada hubungannya dengan latihan paru-paru. Malah
kalau terlalu banyak menangis akan buang energi dan si bayi jadi lemas.
Bagaimana mengatasi bayi kembung? Perlukah pemakaian
minyak telon?
Bayi
ditelungkupkan/ditengkurapkan. Kalau banyak angin di perutnya, akan keluar
kentut. Sebab, dengan ditelungkupkan, gas di perut akan mencari tempat yang
lebih tinggi untuk kemudian keluar.
Pemakaian minyak telon jika
berdasarkan keyakinan ibu tak apa-apa, maka silakan. Asal tahu, minyak telon
bisa menyebabkan kulit bayi merah-merah, meski tak membahayakan. Tapi memang
itu sifatnya iritasi.
Bagaimana membersihkan alat kelaminnya?
Bersihkan dengan cebok dan pakai
sabun. Saat mandi, bayi laki-laki bagian kulupnya ditarik dan dibersihkan pakai
sabun, karena banyak sisa-sisa kencing. Apalagi bila pakai pampers. Bisa juga
membersihkannya sehabis pipis, bayi dipegangi di wastafel, bersihkan bekas
pipisnya dengan air keran yang mengalir, pakaikan sabun, keringkan dan pakaikan
celana pendek.
Bolehkah bayi diurut?
Tidak, karena tak ada gunanya.
Kalau bayinya jatuh, tampak kesakitan dan tak bisa diam atau nangis-nangis,
maka rontgen saja, tak usah diurut-urut.
Berat badan saya naiknya banyak, bolehkah setelah
melahirkan saya diet?
Selama hamil, kenaikan berat badan
memang harus diatur agar jangan jadi darah tinggi. Tapi, kalau selama menyusui
sebaiknya tidak diet karena nanti ASI-nya jadi tak banyak. Kalau sudah selesai
masa menyusui, silakan.

No comments:
Post a Comment